Opening Event "Robot Soccer"

Saturday, June 21, 2014

Menyambut kemeriahan FIFA World Cup 2014, Mal Ciputra Jakarta kembali hadir dengan suguhan acara yang menarik. Kali ini event yang dinamakan Robot Soccer hadir menemani adik-adik di hari libur sekolah. Bukan sekedar acara yang biasa-biasa saja, tapi acara yang sangat edukasi, kompetisi dan tentunya juga menghibur. 

Acara edukasi yang diberikan Mal Ciputra Jakarta meliputi seminar pendidikan dan juga workshop. Kemudian kompetisi yang diadakan selama acara ini berlangsung adalah Kompetisi Robot Indonesia dan Turnamen World Soccer Championship oleh Dr. Toy Indonesia. Eittsss..gak sampai di situ saja, masih ada hiburan menarik yang diberikan yaitu pertunjukan robot. 

Yang bikin saya pengen banget ikutan adalah acara Belanja & Coblos - Tebak Juara World Cup 2014. Jika kita beruntung kita bisa mendapatkan 1 paket wisata mengunjungi negara pemenang World Cup 2014 (uhhhhhlalaa...bikin ngiler... Kapan lagi bisa jalan-jalan ke luar gretongan)

Silahkan dicatat tanggal acaranya, mulai dari 11-29 Juni 2014. Acara ini ada setiap hari. Kurang puas apa coba? Kurang banyak ya harusnya :p



Ketika saya dipercaya menjadi MC opening acara Robot Soccer minggu lalu, beginilah penampilan saya. 
Thema: Chic and futuristic
                                       Dresscode: Foreplay (Rent)
                                             Make-up and Hair Do: Mr. Kuang
Shoes: Bocorocco (*foto seluruh badan menyusul, karena sepatunya gak keliatan)


Nah, lanjut lagi ke acara opening kemarin bintang tamunya adalah Teenebelle. Sayapun gak mau kalah antusias berpose bersama mereka semua, secara umur gak beda jauh. 

Itulah tadi sepenggal cerita saya. Silahkan langsung mampir saja ke Mal Ciputra untuk melihat langsung event ini :)

Modis? Siapa takut? :)

Saturday, June 14, 2014

Berawal dari curhatan seorang teman yang bercerita mengenai istrinya yang suka "salah" pilih model baju, suka ngikutin trend model baju terbaru tapi sebenernya ga "cocok" buat dia. 

Terus terang dia bingung dan gak tau salahnya dimana tapi menurutnya memang ada salah. At the end, teman saya berulang kali ngasih masukan ke sang istri tercinta tapi yang bersangkutan teteup kekeuh sumekeh. Sampai-sampai teman saya tadi berjanji bakal ngirimin foto istrinya kalau pas lagi saltum dan minta masukan dari saya. 

Hmmmm...saya bukanlah fashion blogger ataupun designer, tapi kali ini saya akan coba kasih beberapa tips untuk manteman yang bingung seperti teman saya tadi. Silahkan pegangan tiang atau pintu kalau kalian masih bingung juga :p 


HEREEEE WEEEEE GOOOO:

1. Berdandanlah sesuai dengan bentuk tubuh
Kenali betul kelebihan dan kekuranganmu. Prinsipnya adalah menonjolkan kelebihan dan menyamarkan kekurangan. It's easy, right? Selain itu, perhatikan warna, pola, model dan juga bahan pakaian

Kebetulan saya dianugerahi tubuh yang besar di bagian atas dan kecil di bagian bawah. Jadi saya memilih baju yang gak nyekek leher dan berbentuk V dengan short or long sleeve (*hindari tangan buntung). Terus sebisa mungkin saya menghindari baju dengan motif yang rame, motif horizontal, motif yang terlalu kecil ataupun terlalu besar. Saya juga menjauhi baju yang terlalu ketat seperti bahan strech. Berhubung saya memiliki betis yang kecil, biasanya saya menonjolkan kaki saya dengan menggunakan rok di atas lutut. Tambahin heels supaya terlihat lebih tinggi dan jenjang.




2. Rapi dan menarik
Definisi rapi di sini bukan kemana-mana pakai blazer, celana panjang atau rok bahan. Intinya jangan keluar rumah kayak orang baru bangun tidur atau muka bantal! Rambut awut-awutan, muka polos sepolosnya gak pakai make-up. Make-up di sini juga gak perlu yang terlalu menor kayak mau ngelenong, paling gak poles wajah lo dengan make-up tipis yang bikin muka cerah. Jadi enak dipandang :)

Mami saya adalah orang yang sangat memperhatikan penampilan. Ketika keluar rumah, mami saya amat sangat rapi. Bayangin pergi ke pasar saja, mami tetap dengan ciri khasnya rambut disasak ke atas. Saya sih gak gitu-gitu amat yak kalau ke pasar dan semoga nyokap gak baca blog saya. Begitu pula ketika ada tamu berkunjung ke rumah pagi-pagi atau malam-malam. Ketika ada tamu berkunjung pas mami saya baru bangun, pasti diminta untuk menunggu sampai mami saya rapi dan jika ada tamu yang datang malam ketika mami sudah melepas make-up pasti si mami ngomong gini ke saya "Pssttt..bilang aja mami sudah tidur." (my mom's secret lols). 

                          You can see my mom with her "sasak" hair



3. Being a smart shopper
Honestly, I'm not a shopaholic woman. Belanja baju, sepatu, aksesoris baru sih belanja, tapi saya bukanlah wanita yang gila belanja. Yang namanya cewek kadang suka kalap kalau lagi ada tulisan SALE (*dicatat bukan pisang sale). Belinya udah gak liat harga, semua diambil, seakan gak ada hari esok. Eh, begitu pulang ternyata ada yang cacat. Nyesel kan?

Kalaupun saya jalan-jalan ke luar saya lebih memilih menikmati pemandangan yang ada dibandingkan belanja. Belanja cukup 1 hari, sisanya jalan-jalan. Makanya saya paling senang kalau ke luar negeri bareng teman-teman cowok saya karena mereka gak terlalu hobi belanja sama kayak saya. 

4. Mix and match
If some of my friends said that I'm good in appearance. You wanna know the secret? Because I know how to mix and match. It's not takes high cost, but you can learn how to make it fix in your body. 

Coba deh bongkar lemari baju sampai ke dalam-dalamnya. Kadang masih banyak baju yang sudah dibeli tapi belum kepakai. Terus kalau bingung cocok atau gak mix and matchnya coba dulu depan kaca. Kalau gak PD, bisa tanya pendapat dari orang sekitar rumah atau teman-teman sekitar. 


                  Contoh mix and match: baju yang sama dalam 3 versi yang berbeda 


5. Up to date 
Buka majalah fashion atau cari tahu lewat online, model baju apa yang sekarang lagi HITS. Yang pasti jangan jadi korban mode. Kalau model yang lagi berkembang sekarang gak cocok buat kita, jangan maksain diri.

6. Add accessories to make your appearance looks different
For example, you can put hat, bracelet, ring, necklace, earings or belt.


Buat saya harusnya tidak boleh mengenakan motif horizontal seperti foto di bawah ini, tapi kadang namanya manusia pengen nyobain juga sekali-sekali. Yang mau saya highlight di sini adalah topinya. Penampilan saya jadi terlihat sedikit beda toh?


                               Me and my favourite shocking pink belt

Orange necklale made my face more brighter

7. Dare to be different
Have your own style. Inovasi baru yang sesuai dengan ciri khasmu :)



Setelah semuanya lengkap, perlu ditambah 1 lagi yang gak boleh ketinggalan yaitu percaya diri. Piawai memadupadankan pakaian dan percaya diri adalah resep utama untuk tampil modis. 


Selamat mencoba dan bereksperimen!


Every woman is beautiful

Saturday, June 7, 2014

Kenapa hidung gua mancungnya ke dalam ya? Apa gak bisa gitu dimajuin dikit pakai jepitan hidung yang bentuknya kayak jepitan baju dan banyak dijual online shop akhir-akhir ini? Terus kulit gua juga warnanya gak jelas gini. Dibilang kuning langsat gak, sawo matang apalagi, eh warnanya malah ke arah putih pucat kayak mummy. Boro-boro punya body 11 12 kayak Beyonce. Kalau duduk aja keliatan lemak yang berlapis-lapis, duduk gak tenang kayak orang ambien plus punya hobby narik-narik baju.

Pokoknya pengen operasi hidung, sedot lemak, botoks, tanam benang, tanning kulit, sulam bibir, shading alis dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kecantikan. Arrggggghhhhh... (*teriak depan kaca)

Wanita memang selalu ingin tampil cantik dan menarik dimanapun dan kapapun, sampai-sampai rela melakukan apapun demi itu semua. Sebenernya gak ada salahnya juga kalau lo mau ngelakuin semua hal-hal di atas, tapi sebelum melangkah lebih jauh coba deh pikirin dulu masak-masak penting tidaknya, perlu atau gak sebelum lo mutusin dan rela merogoh kocek dalam-dalam buat itu semua.

Sometimes we are thinking that we are not perfect. Yes, we are. But, always remember that WE HAVE OUR OWN BEAUTY.

Terlahir sebagai wanita Chinese yang lahir dan tinggal di Jakarta. Gua akui bahwa keluarga kami tidak memiliki genetik kurus, body kecil dan langsing seperti wanita-wanita Asia pada umumnya. Believe it or not, walaupun cuma makan secuil rasanya berat badan bisa naik sekilo ataupun 2 kilo. 

Paling sebel kalau lagi jalan-jalan ke negara Asia lainnya contohnya Singapore. Entah kenapa cewek-cewek di sana kucil-kucil (*kucil ini di bawahnya kecil). Rasa sakit hatipun bertambah ketika pergi ke Thailand beberapa tahun lalu. Sepertinya sebagian besar baju yang dijual di sana adalah ukuran XS, paling mentok-mentok di M. Guapun cuma bisa ngurut dada, ngiler liat model yang lucu-lucu dan pulang dengan tentengan sepatu (*karena gak dapat baju). Kalau menurut adik gua, yang dijual di sana adalah ukuran baju bayi (*sesama penderita hikksss..). Tega bener penjualnya.

Sampai saat inipun saya terus mencoba diet untuk melangsingkan badan dan memiliki tubuh yang sehat. Tapi yang perlu dicatat adalah I'm thankful and grateful of who I am now. I have never dream to have size 0 like model also, but on my way to have Beyonce body :p Thank God kalau sekarang, gua masih punya tubuh, pikiran beserta akal budi yang lengkap.

How to express your inner beauty:


1. Rules number one is CONFIDENCE
Pernah gak punya pengalaman lihat cewek yang sebetulnya ga cantik-cantik amat; ga langsing-langsing banget, tinggi semampai bak model papan atas; juga ga pinter-pinter ajubile dengan IQ di atas 150 kayak profesor tapi terlihat menarik? Gua pernah ketemu cewek kayak gitu dan gua yakin lo juga sama. Intinya adalah love yourself and be confidence. Believe that you are unique, beautiful and precious. Confidence ini bisa dipelajari dan gak terjadi dalam waktu semalam (*itu mah sulap. Pesulap aja butuh waktu belajar, ya gak?)

Kalau lo ga PD, orang sekitar lo juga bisa ngerasain. Ini keliatan banget loh dari cara lo berjalan, cara ngomong yang gak fokus, nervous, nunduk terus pas diajak ngobrol ataupun kelakuan-kelakuan ajaib lainnya yang kadang kita suka gak sadar. Kadang gua juga suka ga PD, kalau lagi foto rame-rame biasanya gua minta ditutupin atau pilih tempat di belakang sampai pas dicetak guanya cuma keliatan muka nongol tanpa badan (iihhh..serem kan..). 

Confidence itu perlu, tapi harus diingat jangan sampai over confidence, karena itu annoying buat orang lain dan akan membuat kita jadi gak bisa menerima kritikan dari luar.
                               

2. SMILE 
Make your smile genuine and smile with your eyes. People can feel it if you are smile from your heart.

3. POSITIVE THINKING
Untuk selalu berpikir positif memang tidak mudah. Kadang guapun masih sering banget dilanda pikiran negatif jika terlalu kuatir, banyak berpikir atau sedang dirudung banyak masalah. Tapi sekali lagi di sini kita sama-sama belajar untuk menjadi lebih baik. Jadi semangatlah!! 


4. ENTHUSIASM
Enthusiasm ini bisa terlihat dari semangat yang kita keluarkan, energi dan motivasi dalam menjalani hidup.

5. SMART 
Smart di sini bukan hanya selalu dilihat dari bidang akademis saja, tetapi juga pintar-pintar yang lain seperti pintar dalam membawa diri, pintar dalam berkomunikasi, pintar dalam berpenampilan dan masih banyak kepintaran-kepintaran lainnya yang bisa terus kita explore.

6. INTERESTING PERSONALITY
Kepribadian inilah yang akan membedakan kita dengan yang lain.

7. JUST BE YOUR BEST SELF
Know yourself, stop caring about how people perceive you, develop and express your individuality, stop comparing yourself to others and follow your own style.

This is my best self. How about you? :)


Be an inspiration to others...

All You Can Eat = You Can Eat All

Thursday, June 5, 2014

Perjalanan selama hampir 3 bulan di Denmark, tentunya banyak sekali pengalaman lucu, menyenangkan dan tidak terlupakan selama berada di sana. Saya akan bercerita lebih lagi mengenai negara yang mendapat julukan "A Peaceful Country" ini dan tempat-tempat wisata di blog saya ke berikutnya.

Kali ini saya mau bercerita mengenai Restoran All You Call Eat yang ada di salah 1 mall yang cukup besar di sana. Nama mallnya adalah Fiskertorvet Copenhagen. Beginilah kira-kira tampak depan mall tersebut:




Gara-gara foto-foto di bawah ini, saya sempat didatangi security di sana dan saya tidak boleh mengambil gambar dalam mall (mana saya tahu lol..)




Untuk "fakir wi-fi" seperti saya, this is my favourite spot :)
Berhubung Denmark termasuk negara yang memiliki pendapatan tertinggi dunia, maka biaya hidup di sana berbanding lurus dengan pendapatannya. Contohnya saja jika saya memilih untuk makan di restaurant. Dalam sekali makan saya bisa mengeluarkan biaya sekitar 100 Kr (makan plus minum). Kalau dihitung dalam kurs rupiah menjadi Rp. 218.018,63. Biasanya biaya makan sekitar 75 Kr dan minum sekitar 12 Kr untuk mineral water atau 25 Kr untuk soda. Coba bandingkan dengan Indonesia, 100 Kr di sini bisa untuk makan 1 keluarga. 

Ada lagi yang bikin lebih miris. Di Indonesia harga 1 Indomie gak lebih dari 1 Kr alias di bawah Rp. 2180,18. Di sana harga 3 buah Indomie sebesar 100 Kr alias RP. 218.018,63. Jadi 1 Indomie dihargai Rp. 72.672,88. Mau nangis liat harganya dan bikin gak ketelen-telen pas makannya.

Nah kadang untuk berhemat, taktik saya adalah langsung menggabungkan makan siang plus makan malam. Itupun saya mengambil waktu sore hari, supaya gak lapar-lapar lagi malamnya. Pilihan yang paling tepat adalah memilih restoran All You Can Eat karena harganya sama saja dengan restoran biasa. Walaupun ada juga restoran All You Can Eat yang harganya di atas 100 Kr, tapi pintar-pintarnya kita untuk memilih. Kala itu saya mendapatkan rekomendasi untuk mencoba restoran All You Can Eat yang katanya berada di depan restoran Thailand dalam Fiskertorvet Mall. 


Perut sengaja saya kosongkan sedari pagi dengan alasan diet dan pengen makan banyak (gak mau rugi). Saya masuk mall dengan air liur di bibir dan mata berbinar-binar sambil membayangkan berbagai macam makanan yang tersuguh rapi di meja dan beraneka ragam. 


Tanpa banyak berpikir namun dengan langkah pasti, saya langsung mengambil tempat di The President Restaurant yang posisinya pas di depan restoran Thailand. Restoran ini bergaya American Restaurant dengan banyaknya foto-foto presiden Amerika dari masa ke masa. 


Waktu itu ada plang besar bertuliskan Tilbud 79 Kr (=Bahasa Dansk). Dalam Bahasa Indonesia artinya Penawaran 79 Kr). Saya pikir pas banget ini dengan harga yang disebutkan tadi. Saya bisa pesan makanan paling mahalpun dengan harga yang sama, yaitu 79 Kr dan all you can eat. Asikkknnyaaa..... Tanpa ba bi bu lagi saya mengangkat tangan, memanggil waitres dan saya langsung memilih makanan paling mahal dengan pemikiran bahwa bayarnya akan tetap 79 Kr. 

Makanan pesanan sayapun hadir:




Setelah menyantap 1 masakan ini, perut ini masih terasa lapar (ya iyalah gak makan dari pagi). Hmmmm..harus pesen 1 masakan lagi supaya saya bisa kuat bertahan sampai malam (antara irit dan pelit ya ceritanya :p). Saya panggil lagi waitressnya tanya dan memastikan bahwa ini beneran restaurant All You Can Eat atau bukan.


Me: This is All You Can Eat Restaurant, right?

Him: Yes, it is.

Me: Oke, I wanna order more (*dalam hati mumpung All You Can Eat, jadi puas-puasin deh ya)

Him: *give the menu

Inilah penampakan makanan yang kedua yang saya pesan, hot wings:



Saya sungguh menikmati setiap gigitan makanan yang ada di depan saya. Setelah cukup puas dan sayapun kekenyangan. Saya kembali mengangkat tangan dan meminta billnya. When the bill came, I'm just shock coz I thought The President Restaurant is All You Can Eat Restaurant but it's not. Maybe the waitress thought All You Can Eat means You Call Eat All (*as long as I pay the bill). Yeah..he is not wrong too, but I came to the wrong restaurant...


Hari itu saya harus mengeluarkan 196 Kr = Rp. 436.037,26 (makanan buat 2 orang). Harusnya sih saya sudah mulai curiga dari awal masuk restaurant, karena tidak ada makanan berjejer-jejer dan orang bolak balik ke meja makan layaknya orang makan prasmanan. Mungkin kala itu otak sudah tidak bisa berpikir jernih saking laparnya.

Setelah harus bernafas panjang dengan sedikit penyesalan, kemudian saya turun 1 lantai menggunakan eskalator. Mata saya langsung terbelalak dengan adanya tulisan Panorama Restaurant, All You Can Eat dan harganya 79 Kr. Ya..ya..antara President dan Panorama memang tidak beda jauh, sama-sama berawalan huruf P. 


Mau untung malah buntung..

Saya BESAR di panggung

Sunday, June 1, 2014

Hmmmmm..kalau ngomongin masalah "BESAR", sebenernya agak sensitif buat saya.. Bukan karena besar badannya, tetapi kali ini saya akan menulis perjalanan saya berkecimpung di dunia perMCan selama hampir 1 dasawarsa (tahun depan genap 10 tahun hippp..hippp..horayyyyy..). Note: 10 tahun ini sudah gabungan saya fokus MC, bolak balik kerja kantor, fokus MC lagi dan akhirnya saya tahu passion saya dimana. Tentunya perjalanan saya masih panjang dan saya akan terus belajar mem"BESAR"kan diri saya di atas panggung di masa-masa mendatang. Semangat!!

Selama ini ada banyak sekali kejadian-kejadian tak terduga di atas panggung. For me, all moments are lovely, precious and memorable. Walaupun tak jarang ada kejadian yang memalukan :p But, I really love it! Kalau mengingat kejadian tersebut, saya suka senyam-senyum sendiri. Kadang saya menertawakan kebodohan itu bersama teman-teman yang kala berada di TKP. 


My Unpredictable Moments: 

1. Pernah kepentok mic saat mau opening suatu acara. Ceritanya adalah saya dan partner MC ingin membuka acara tersebut. Funfare sudah dibunyikan dengan megahnya, lighting sudah dinyalakan dengan indahnya dan kamipun bersiap, berjalan beriringan memasuki ballroom hotel dengan tubuh tegak dan mantap. Eiittssss tanpa dinyana, tiba-tiba partner MC saya mundur ke belakang 1 langkah karena ada pohon yang menghalangi jalannya. Dia mundur tanpa peringatan dan alhasil mic yang sedang saya pegang "menubruk" bibir saya yang kata orang mirip Angelina Jolie. Yang tersisa malam itu adalah saya membuka acara dengan meringis menahan sakit dan bibir sedikit jontor karena berdarah hiksss..

2. Berhubung hidup saya "nomaden" alias suka berpindah-pindah tempat tinggal (antara Tanjung Duren dan BSD). Suatu kali saya mendapat panggilan MC di daerah Jakarta Utara. Akibat suka berpindah-pindah rumah, akhirnya sepatu yang mau saya kenakan adanya di BSD. Saya mencoba meminta tolong ibu saya untuk mengantarkan sepatu itu. Setelah sekian lama menunggu, setengah jam sebelum acara, saya menyambut kehadiran sepatu yang masih terbungkus rapi dan cantik di kotaknya. Begitu dibuka, sesuatu bikin saya shock bukan kepalang adalah isinya ternyata bukan sepatu yang saya harapkan, tetapi malah sepatu olahraga. Entah siapa yang menukar isinya dan ibu saya tidak mengecheck terlebih dahulu. Bisa dibayangkan jika saya ngemsi wedding dengan gaun anggun, panjang dan bawahnya ditutup dengan sepatu olah raga. Untunglah waktu itu saya juga membawa sepatu cadangan, walaupun warnanya sedikit maksa.com


3. Diminta menjadi translator tiba-tiba di atas panggung oleh boss India. Pas awal-awal pekerjaan mendadak ini saya masih lancar dan cas cis cus. Begitu pertengahan, saya mulai keder dengan aksen dan bahasa-bahasa tingkat dewanya. Bisa ditebak akhir dari cerita ini adalah saya cuma bisa pasang senyuman lebar tanpa arti dan tanpa suara ketika dia melihat ke arah saya dan menunggu translate-an saya berikutnya. Tau gitu pas dari awal dia minta tolong, saya jawab saja “Nehi, nehi.” (sambil menggelengkan kepala)


4. Tetep ngemsi walaupun 1 hari sebelumnya kuku jempol kaki baru saja dicabut gara-gara bertabrakan dengan orang tak dikenal (salah 1 bentuk profesionalisme pekerjaan). Untungnya saya tidak terus-terusan berdiri sepanjang acara, tapi ada kursi yang disediakan untuk saya. Jika diperhatikan foto bawah ini saya menggenakan sandal tinggi bertali dengan jempol kaki kanan diperban


5. Selain kuku jempol kaki yang pernah dicabut. Pernah juga saya tetap mengguncang panggung dalam keadaan menggunakan penyangga kaki karena jatuh dari tangga dan ligamen robek


6. Rok terbang di atas panggung. Kejadiannya ketika acara Chinese Year. Kala itu saya mengenakan baju cheongsam menyesuaikan thema yang ada. Berhubung sulit mencari cheongsam yang seukuran dengan body saya yang seksi ini. Akhirnya saya membuat model cheongsam versi sendiri. Pas salah 1 pemain wushu memperagakan salah 1 gerakan di atas panggung. Saking ingin totalitas, dengan refleks saya mengikuti gerakannya. Saya lupa bahwa cheongsam saya bukanlah cheongsam pada umumnya yang ketat dan tidak akan terbang ketika saya melakukan manuver-manuver putaran di atas panggung. Ketika saya melakukan aksi saya, seorang anak kecil berteriak dari bawah panggung "Keliatan..keliatan.." Bisa anda tebak sendiri apa yang terjadi di atas panggung kala itu

7. Waktu Road Show ke sekolah-sekolah bareng Tabloid Gaul, ada anak yang bajunya sama persis dengan baju yang saya kenakan. Atasan biru dongker plus stocking pink, cuma gaya rambut plus sepatu aja kita berbeza). 

Can you see us? Like twins, right? 


8. Salah sebut nama juri. Brian adalah nama juri pada waktu itu, tapi entah mengapa yang keluar dari bibir saya adalah Martin (jauh banget ya booo dari M ke B..). Akhirnya ilmu ngeles langsung saya lancarkan. Saya bilang kalau saya melihat juri ini, saya selalu teringat Ricky Martin. Juri yang awal mukanya sedikit BT itupun tersenyum dan saya aman :) 

9. Kemacetan Jakarta yang susah ditebak bikin hati saya cenat cenut pada waktu itu. Kala itu saya sudah memanggil make-up artist jadi tidak membawa "perlengkapan perang" saya dengan benar. Make-up artist yang masih terjebak macet sedangkan saya sudah harus tampil dan kala itu saya hanya membawa eye shadow plus lipstick. Alhasil untuk membuat alis saya pakai eye shadow dan untuk blush on saya menggunakan lipstick (intinya multifungsi). Rambut saya acak-acak dan saya tebalik-balikin kepala supaya terlihat lebih mengembang. Saya muncul dengan make-up super minimalis. Oh..jangan sampai kejadian seperti itu terulang lagi..

10. Mendapat tawaran menjadi story teller, yang mana waktu itu merupakan kali pertama saya. Dari waktu 30 menit yang diberikan, saya menyelesaikannya hanya dalam waktu 15 menit. Begitu cerita habis, saya mulai bingung memikirkan apa yang harus saya lakukan di 15 menit berikutnya? Gak mungkin kan cerita hidup saya yang disampaikan kepada anak-anak itu :p Kemudian, saya menatap crew EO dan mereka memberikan tanda untuk terus menggulur waktu. Akhirnya anak-anak itu saya ajak bermain games sampai waktu habis. Malamnya saya latihan supaya besok saya bisa bertahan lebih lama 

Saya akan menulis lagi di lain waktu, karena saya harus beristirahat setelah seekor tawon menyengat saya di pertengahan penulisan blog saya ini, oucchhhh...