Mbok Sumi - Mbok Girl

Tuesday, March 8, 2016

Kesibukan saya selama 2 bulan ini adalah latihan teater. Padahal siapa? Siapa nanya? :p Buat saya menjadi pemain teater merupakan debut pertama dalam dunia perteateran. Dulu waktu jaman SMP, SMU saya pernah menjadi pemain drama. Boleh dibilang drama dan teater itu hampir sama, hanya kalau teater itu skalanya lebih besar. 

Flashback sedikit awal mula keterlibatan saya di dunia panggung sandiwara ini. Tahun lalu saya sempat diajak oleh Romo Steve untuk bergabung dalam pementasan "Opera Dolorosa." Bayangan sudah terlalu banyak sebelum saya terjun langsung ke dalamnya. Pemikiran saya kala itu latihan yang begitu padat dan keras, pelatih yang juga "keras", dialog yang panjang dan lain sebagainya. Berhubung saya memiliki kelemahan dalam menghafal skrip yang panjang dan waktu yang susah diprediksi, maka saya memutuskan untuk tidak join dulu kala itu. Para pemain sempat berlatih selama beberapa bulan dan sayapun sempat hadir ke beberapa kali latihannya karena rasa penasaran, tetapi akhirnya pementasan tersebut diundur karena sesuatu hal. 

Pada awal bulan Desember 2015, Romo Steve kembali menghubungi saya. Ternyata pementasan yang sempat tertunda akan kembali dilakukan pada bulan Maret 2016. Akhirnya saya luluh juga dengan keteguhan hatinya. Sayapun mengiyakan dan mendapat peran sebagai Mbok Sumi yang Polos, SEDIKIT TELMI (TELAT MIKIR) tapi punya gerakan SERBA PALING (LIAR, SEKSI, SEMAUNYA), mengerahkan segenap tubuhnya dengan gerakan dinamika yang paling maksimal meski sering gak karuan dan gak sesuai nada. Tantangan buat saya untuk menjadi seseorang yang agak sedikit "oon." 

Begitu saya nyemplung ternyata apa yang saya pikirkan sebelumnya tidak terbukti :) Saya sungguh menikmati latihan yang ada dengan pelatih super sabar. Terima kasih untuk Mas Markus dan Mbak Ratna. Aku pada kalian...

Berikut ini penampakan Mbok Sumi pada hari-H:

Character Make Up (Day 1) by Sariayu Martha Tilaar

Mbok Sumi Day 2. Make up and hair do by Sariayu Martha Tilaar

Selain Mbok Sumi, ada juga Mbok Blinger, Mbok Roro dan Mbok Jinten. Kami dijuluki Mbok Girl. Bisa dibilang Mbok Girl ini 4 tapi 1, 1 tapi 4. Saling melengkapi, saling mendukung, tidak ada yang lebih baik, karena kami memiliki porsi kami masing-masing. 

Mbok Girl oh Mbok Girl, bukanlah hal yang mudah... Kami harus kompak dalam berdialog, memiliki kecepatan menjawab dan berpikir (tek tok yang cepat), ciri khas berjalan dan berbicara yang berbeda, harus bisa bikin GEEERR penonton karena kami tampil di awal. Di awal pertemuan ada saja kerikil-kerikil yang membuat kami sulit menyatu. Sampai-sampai sang pelatih mengharuskan kami untuk ketemu tiap hari dan berakhir dengan kata 4L (Lo Lagi Lo Lagi). Pada detik-detik terakhir sebelum pertunjukan masih dibilang terlalu cantik untuk peran tersebut. 

Sampai akhirnya sebelum pertunjukan kami selalu melakukan reading supaya menjadi pengingat. Kami mengulang dialog, tertawa terbahak-bahak melihat wajah teman kami yang unik sehingga membuat kami bolak balik ke toilet dan akhirnya terkencing-kencing di celana upsssss... *rahasia dapur terkuak :p
Kami Tidak Takut Jelek
Mbok Sumi: Melissa - Mbok Blinger : Nata - Mbok Roro: Tasya - Mbok Jinten: Devy 

Apakah anda masih kurang percaya melihat kecantikan kami dengan mata hati? Ini foto yang akan memperjelas dan memberikan jawabnya ahahahaha..
Cuma 1 kata buat pementasan ini, SEEEEERRRUUUUUUUUUUUU... Sensasinya memang beda ketika kita bermain di panggung. Jadi mau dan mau lagi...

No comments:

Post a Comment