Cerita Bersama Oma

Thursday, June 22, 2017

Memiliki keluarga kesayangan berusia lanjut, kadangkala dalam menceritakan sesuatu dilakukan berulang-ulang. Seperti yang saya alami baru-baru ini, ketika oma bercerita mengenai 'perjodohan rahasia' dengan pria single yang posisinya tepat depan rumah tante alias 5 langkah dari rumah.

Entah bagaimana awal mula terciptanya perbincangan antara oma dengan pria tersebut. Bisa dipastikan oma berusaha keras mengenalkan cucunya yang 'masih 'asik sendiri' di usia kepala 3 ini

Terus terang, bayangan mengenai pria itu tidak ada, karena saya sendiri belum pernah melihatnya. Yang saya ingat hanyalah deru motor 'berisik' setiap kali dia pulang. Ternyata eh ternyata, dia pernah melihat saya dan berkomentar, "Cucu emak cantik, tapi gemuk."  

'Cerita bahagia' ini terus dikumandangkan oma ketika kami ada acara kumpul keluarga atau pun ketika saya mampir ke rumah tante 😑 Jika dihitung-hitung, dalam kurun waktu 2 bulan, saya mendengar cerita yang sama sebanyak 5 kali. Sampai-sampai saya pernah menjawab, "Oma, dia itu bukan selera aku dan aku juga ga mau sama dia." Padahal belum pernah lihat orangnya kayak apa ahahahaha.. 

Ternyata kata-kata ini kurang ampuh untuk menghentikan cerita oma, karena baru seminggu lalu saya menengok emak dan cerita itu kembali muncul ke permukaan. Sepertinya ini akan menjadi never ending story buat cucu kesayangan yang semok ini lol.. "Sabar aja ya cu." #ngomongsamadirisendiri #kuatkuatinhati.

Saya mengerti keluarga mulai ketar ketir melihat anak gadis masih sendiri di usia yang sudah tidak muda lagi. Pernah suatu kali dalam acara keluarga, emak yang usianya tahun ini 82 tahun hanya terdiam sepanjang acara. Begitu ditanya oleh mami saya, " Kenapa Mi? Kok diem aja?" 
Emak:" Itu loh aku mikirin Sasha, masih sendiri." (Sasha itu nama panggilan saya di rumah).

Bukan cuma keluarga, teman-teman grasak grusuk di depan maupun di belakang saya. Pernah ada yang bertanya, "Pacarnya mana Mel, kok ga pernah dikenalin?" "Pasti mau diem-diem ya kayak artis-artis?" 

Me: Ahahahaha.. #ketawaajalah


Pesen buat oma:
 "Oma, aku hanya butuh doa yang terbaik darimu supaya aku dan Pangeranku bisa bertemu di waktu yang tepat."
"Oma, cucumu ini pasti akan mendapatkan yang terbaik. Tunggu saja waktuNya Bapa di Sorga." 😊
"Kalaupun cucumu ini harus hidup sendiri, bebaskan dia berkarya maksimal dan bahagia menikmati hidupnya." 

No comments:

Post a Comment