Memberi yang Terbaik

Saturday, July 28, 2018

Ketika kecil dan menghadiri Sekolah Minggu, biasanya saya diberikan uang yang nantinya akan dimasukan ke dalam kantong kolekte.

Sebagai anak kecil yang hobby makan, eh hobby jajan, saya paling senang jika diberikan uang lebih dan orang tua berkata, "Kamu kasih persembahan ya, nanti sisanya boleh dipakai buat jajan."

Setiap pulang, saya selalu ditanya,
Papi/ mami, "Tadi kamu kasih persembahan?" 
Me, "Kasih mi/ pi."

Padahal kadang, uang jajan saya lebih besar dibandingkan uang yang saya masukan untuk persembahan #namanyajuganakanak. Hayooo ngaku siapa pernah kayak gitu? Apa cuma saya aja ya? 😄

Bertambah besar saya terus melakukan kebiasaan tersebut. Malah kadang saya jajan terlebih dahulu di luar gereja dan "sisa"nya baru saya berikan buat Tuhan. Istilahnya tukar uang besar dengan cara jajan dan uang kecil yang sudah ditukarkan baru diberikan buat Tuhan. 

Entah mendapatkan inspirasi darimana, sejak lima tahun lalu, saya memiliki komitmen untuk memberikan yang terbaik setiap kali saya memberikan persembahan. Perjanjiannya adalah ketika membuka dompet, saya akan memberikan persembahan dengan nominal yang terbesar yang ada. Jadi ga ada tuh ceritanya check dompet dulu sebelum ke gereja atau jajan siomay dulu di luar gereja. Kalaupun  mau jajan duluan, boleh-boleh aja asal tidak mengambil nominal yang paling gede.

Awal-awal melakukan hal ini, berat rasanya ahahahaha.. Jujur, ketika ada uang Rp. 100.000,- dan komitmen harus tetap dijalankan. Rasanya ingin bilang sama Tuhan, "Oh Tuhan boleh ga sih aku tuker uang dulu?" Tapi kembali lagi saya ingat komitmen saya sama Tuhan. Jadi saya harus pegang janji saya 😁

Intinya memberi yang terbaik buat Tuhan bisa dilakukan dengan cara yang sangat simple. Yuk beri yang terbaik buat Tuhan karena Tuhan sudah terlebih dahulu memberikan yang terbaik buat kita.


"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia memberikan anakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal."


No comments:

Post a Comment