Server Lyfe

Sunday, October 10, 2021

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika saya bekerja menjadi seorang server semenjak saya pindah ke US. Saya yang kebetulan ga punya American Dreaming, tiba-tiba 'terjebak' di sini dan sekarang total sudah lebih dari 3 tahun 😁 Itu ngomong-ngomong terjebak atau betah neng? Beti lah yah alias beda tipis ahahahaha.. Intinya apapun yang terjadi dalam hidup kita merupakan rencana Tuhan.


Ok, sekarang kita balik lagi ke server. Server itu sendiri artinya adalah orang yang melayani kebutuhan makanan dan minuman bagi pelanggan restoran secara profesional. Beginilah kira-kira penampakan saya sebagai Server. Ga kuat boooo lihat foto sendiri LOL..


Flashback
 sedikit mengenai pekerjaan saya ketika di Indonesia. 


Saya merupakan seorang MC (Master of Ceremony). Dulu saya pernah bercerita di blog saya sebelumnya bagaimana 'Tips Menjadi MC.' Bagi yang penasaran bisa check ceritanya di sini http://www.alalacipao.com/2014/05/tips-mc-panggung-i.html. Klo ga penasaran, tolong bangkitkan rasa penasaranmu *apasihMel?!? 😂

Ok, sekarang kita balik lagi ke topik utama, yaitu 'Server Lyfe.' Sudah menjadi budaya di sini setiap kali kita makan di resto kita memberikan tips. Tips itu besarnya tergantung berapa % dari total bill kita di resto, ga ada minimal atau maximalnya. Tergantung hati. Biasanya sekitar 15%, 18%, 20% atau bahkan bisa kurang atau lebih dari itu.

Apa yang dirasakan ketika pertama kali bekerja? Sudah dipastikan badan rentek semua. Sampai sekarangpun kadang masih suka sakit. Pekerjaan yang menuntut:

1. Kekuatan (bawa tray berisi makanan dengan piring yang berat), 

2. Ketangkasan (jalan cepat), 

3. Kemampuan mengingat nama customer; order customer; mengatur waktu ketika customer datang pada saat bersamaan; mengetahui mana orderan yang harus didahulukan untuk diurus; product knowledge; apa yang customer suka apalagi klo dia merupakan konsumen setia resto); menghadapi complain customer; membaca situasi (klo lagi rame, kasih free miso soup/ edamame); berBahasa Inggris; Public Speaking (menyapa customer, meminta maaf),

4. Kecakapan (menyapa customer, ngajak ngobrol, ciptain jokes, buat customer happy), 

5. Ketepatan (waktu). Time management penting,

6. Kesabaran (menghadapi permintaan customer apalagi klo mereka complain),

7. Kemauan (belajar hal-hal baru),

8. Kebersihan (diri jangan BM & BB dan resto),

9. Kerapihan (rambut dikuncir),

10. Ketenangan (fokus apalagi klo lagi ramai),

11. Kerajinan

12. Kemanisan (bebicara dan wajah),

13. Kebahagiaan


dan semua ke-ke lainnya. 


Klo ada yang bilang kerja di Amrik, kerja rodi? Yapppp..itu benar.. Ada juga yang ngomong, kerja di sini jadi 'babu?' Hmmmm..ga gitu juga sih.. Mungkin ada beberapa pekerjaan yang dilakukan oleh mbak-mbak kita di rumah, contohnya membersihkan toilet, nyapu, ngepel. Ayo ngacung siapa yang ngelakuin pekerjaan di atas 'hanya' ketika mbak pulang kampung? "SAAAAAAYYYYYAAAAA!!"


Pekerjaan ini membuat saya harus sigap berdiri tanpa mengeluh selama kurang lebih 10 jam setiap harinya. Senyum harus mengembang walaupun punya customer yang banyak maunya atau menghadapi customer yang complain karena ga puas sama pelayanan kita/ makanan restoran tempat kita bekerja. Belum lagi menghadapi teman sekerja ataupun yang bermacam-macam asalnya dan lain sebagainya. 


Ga selalu semua yang mencari nafkah di sini kerja rodi ya. Ada juga anak-anak yang kuliah di sini, akhirnya dapat kesempatan magang. Ada pula yang super beruntung bisa kerja di kantor. Semua orang punya ceritanya sendiri dan ini ceritaku 😊


Next blog saya bercerita mengenai, 'Suka dan Suka Menjadi Server.'


No comments:

Post a Comment